Ketika hari semakin dekat dengan pilkada, dan pemilu, biasanya banyak spanduk-spanduk yg dipasang di pinggir jalan dengan foto-foto calon dan janji-janjinya. Saya ngga mau komentar tentang politik mereka, visi, janji dan proyek2 yang udah mereka kerjakan. Cuman cara mereka kampanye yang menyakitkan hati.

Gimana ngga sakit hati, trend 2008 adalah tren Hemat, Irit dan cinta lingkungan. Kampanye konvoi motor / mobil yang merupakan pemborosan BBM untuk sesuatu yang ngga penting dan kurang efektif. Sapa sih yg mo nyoblos brengosnya gara2 liat konvoi motor panjang berderet2, yang ada orang misuh2 gara2 macet! Itu masih konvoi, belum lagi spanduk2 yang bertebaran dimana dengan gambar muka yang ngga cakep2 amat, bener2 menggangu konsentrasi mengemudi dan bikin mata sepet.

Seharusnya mereka dewasa, dah ngga jamannya konvoi atau pasang spanduk, cuman orang bodoh yg milih mereka dilihat dari banyaknya orang yg konvoi atau spanduknya. Gara2 ini, saya berstatement:

Ngga akan milih calon walikota, gubernur, presiden atau partai yang kampanyenya pake konvoi dan pasang spanduk.

Lantas, kalau semua gitu, pilih siapa? Ya ga pilih, pusing amat!