Sering banget dipasang di status messenger / di posting di blog (saya sengaja ngga mereferensikan secara saya ngga suka postingan yg merendahkan bahasa pemrograman tertentu dan mengunggulkan yg lain. Makanya ngga saya catet Permalink nya), mendeklarasikan bahwa bahasa tertentu sux. Entah itu tentang konsistensi nama fungsi, atau itu tentang fitur X,Y,Z yang ada di bahasa A, tetapi tidak ada di bahasa B, atau namespace, atau yg lain.

Logikanya, jika memang bahasa A adalah bahasa yg sux, maka mungkin tidak akan populer. Dan mengapa programmer B mempelajari bahasa sux tsb, padahal udah tau bahwa bahasa tersebut sux. Jadi, menurut saya, bukan bahasanya yg sux, melainkan programmernya. Secara dia ngga bisa menjinakkan ke-liar-an bahasa A, kemudian give-up dengan menyatakan bahwa bahasa A itu SUX.